Pemerintah Kini Pakai Teknologi Satelit Pantau Kebakaran Hutan di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengembangkan teknologi satelit guna memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Teknologi ini mampu memprediksi potensi kekeringan sebagai peringatan dini, mengidentifikasi titik panas (hotspot), dan menyajikan hasil pemantauan secara real-time melalui tautan hotspot.brin.go.id. Selain itu, satelit digunakan untuk memetakan dan menghitung luas area terdampak kebakaran menggunakan citra Landsat dan Sentinel, dengan analisis bulanan yang disampaikan ke Kementerian Kehutanan untuk keperluan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 04.33
Prabowo Minta Teknologi untuk Tekan Karhutla, BRIN Siapkan NaCl 25 Mikron
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.15
Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Terus Berulang?
Berita terkait
BRIN Uji Efektivitas Tepung untuk Padamkan Kebakaran Hutan Skala Besar
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.42
BRIN: Tepung Singkong Efektif Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.48
Gubernur Kalteng: Pelaku Karhutla Siap Ditindak, Tak Peduli Siapa di Baliknya!
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 15.11
Karhutla di Pekanbaru Naik Status Jadi Tanggap Darurat Selama 14 Hari
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.01