Heboh Tren Foto 80-an Pakai ChatGPT, Ternyata Bikin Bumi Makin Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tren foto bergaya 1980-an menggunakan AI seperti ChatGPT memicu kekhawatiran dampak lingkungan. Proses pembuatan gambar tidak terjadi di perangkat pengguna, melainkan di pusat data yang membutuhkan listrik besar untuk menjalankan server dan sistem pendingin, sehingga berkontribusi pada emisi karbon dan pemanasan global.
Selain energi, operasional AI mengonsumsi air dalam jumlah signifikan untuk mendinginkan server agar tidak overheating. Dampak ini diperparah oleh produksi perangkat keras seperti GPU dan chip. IEA memperkirakan konsumsi listrik pusat data global akan meningkat tajam hingga 2030 seiring berkembangnya generative AI dari sekadar foto menjadi konten video dan 3D yang lebih kompleks.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.30
Viral Tren Foto 80an Pakai ChatGPT, Diam-diam Bikin Bumi Makin Panas
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 08.21
Berapa Liter Air untuk Satu Foto AI 80-an Anda?
kumparan · 12 September 2026 pukul 11.23
Survei: ChatGPT Jadi AI Paling Dikenal dan Banyak Dipakai di Indonesia
Berita terkait
Inggris Terancam Krisis Air Imbas Pembangunan Data Center
CNN Indonesia · 21 Juli 2026 pukul 17.37
OpenAI Luncurkan Images 2.5: Model Gambar AI Lebih Cepat dan Detail
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.41
OpenAI Rilis ChatGPT Images 2.5, kini Lebih Cepat dan Presisi
JawaPos · 9 September 2026 pukul 16.30
ChatGPT Kini Bisa Ubah Coretan Tangan Jadi Gambar Realistis
Detik.com · 9 September 2026 pukul 07.45