Inggris Terancam Krisis Air Imbas Pembangunan Data Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rencana Inggris mempercepat pembangunan pusat data untuk mendukung kecerdasan buatan (AI) dinilai berisiko memicu krisis air. Water UK, organisasi yang mewakili perusahaan penyedia air, memperingatkan pasokan air tidak akan cukup jika kebijakan tidak berubah. Saat ini pusat data di Inggris mengonsumsi sekitar 6,6 juta liter air minum per hari. Jika kapasitas meningkat tiga kali lipat pada 2030 sesuai target pemerintah, konsumsi diperkirakan naik menjadi 19,8 juta liter per hari. Lebih dari tiga perempat pusat data berada di wilayah selatan dan timur yang sudah mengalami tekanan pasokan air. Affinity Water melaporkan sekitar 125 pusat data sedang diusulkan atau dibangun di wilayah Slough, dengan beberapa pengembang mengajukan kebutuhan hingga 3 juta liter air per hari—setara kebutuhan 3.500 rumah saat puncak. House of Lords memperkirakan Inggris akan kekurangan pasokan air publik hingga 5 miliar liter per hari pada 2055. Water UK meminta pemerintah menetapkan prioritas penggunaan air saat kekeringan. Pemerintah Inggris menyatakan akan melindungi pasokan air sembari mendorong pertumbuhan AI, termasuk investasi infrastruktur dan pembangunan sembilan bendungan baru.
Bagikan
Berita terkait
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 19.40
Kenapa Iran Mulai Serang Pusat Data AI Milik Amerika?
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 18.25
Tarif Listrik Naik Gila-gilaan Demi AI, Rakyat Kecil Bayari Orang Kaya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.30
Data Center AI di Luar Angkasa Dikritik, Ilmuwan Khawatir Dampaknya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.49