Hewan Mungil Pembunuh Massal Pepohonan, Ilmuwan Cemas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kumbang invasif penggerek lubang polifagus (polyphagous shot hole borer) mengancam ekosistem hutan di berbagai belahan dunia, termasuk Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Australia. Serangga asal Asia ini membunuh pohon dengan melubangi batang dan menginfeksi kayu menggunakan jamur yang menyumbat saluran air tanaman. Berbeda dengan hama lain, kumbang ini mampu menyerang lebih dari 600 spesies tanaman berkayu dan dapat berkembang biak hanya dengan satu ekor betina.
Dampaknya sangat luas, mulai dari hilangnya kanopi hutan kota di Stellenbosch hingga ancaman terhadap perkebunan almon dan pistachio di Amerika Serikat. Di Australia, pemerintah telah menghabiskan USD 40 juta untuk menebang 5.000 pohon di Perth, meski upaya tersebut belum berhasil membasmi hama ini. Para ilmuwan kini berupaya mencari solusi pencegahan, termasuk mengeksplorasi penggunaan tawon parasitoid sebagai musuh alami untuk mengendalikan penyebarannya.
Bagikan
Berita terkait
Sekjen Kemnaker Sampaikan 5 Aspek Penting dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Vokasi
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.23
Nge-Prompt AI Sedot Triliunan Liter Air, Bikin Sejumlah Daerah Kekeringan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 17.52
12 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.24
Indonesia Bawa Praktik Pengelolaan Lingkungan Berbasis Masyarakat ke Forum BRICS
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.38