Ikan Oarfish Muncul di Pantai Pink Lombok, Pakar Bantah Pertanda Gempa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Ikan oarfish sepanjang empat meter ditemukan mati terdampar di Pantai Pink, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (25/8/2026). Temuan ikan langka ini dibawa oleh pengunjung pantai dari Lombok Tengah dan video penemulangannya viral di media sosial. Daryono dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia menjelaskan tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan kemunculan ikan oarfish di permukaan atau pesisir dengan gempa yang akan terjadi. Menurutnya, riset oseanografi dan seismologi termasuk kajian di Jepang tidak menemukan kaitan sebab-akibat langsung antara perilaku ikan laut dalam dan aktivitas seismik. Fenomena kemunculan ikan oarfish lebih sering dipicu oleh faktor alami seperti perubahan suhu air, pergeseran arus laut, kondisi ikan yang sakit, atau kejar-kejaran dengan pemangsa. Oleh karena itu, klaim bahwa kemunculan ikan ini merupakan pertanda gempa tidak benar secara ilmiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 19.32
Oarfish Sepanjang 4 Meter Terdampar di Pantai Pink Lombok
Berita terkait
Cara Menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.15
Nepal Banjir Bandang, Ahli Warning Bom Air dari China Tunggu Meledak
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.10
Lonjakan Air 9 Meter dalam 30 Menit, Longsoran Es Picu Banjir Bandang Nepal
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.28
Pemulihan Pascabencana Gempa Bumi, Kementerian ESDM Kirim 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan di NTT
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.14