Ilmuwan Akhirnya Tahu Cara Paus Tidur di Laut Tapi Tak Tenggelam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para peneliti menemukan cara paus sperma tidur di laut tanpa tenggelam atau melayang. Mekanismenya adalah paus melepaskan gelembung udara dari lubang pernapasan untuk mengatur daya apung tubuh. Studi yang melacak 42 ekor paus selama 14 tahun di perairan Norwegia mengungkapkan hal ini.
Paus sperma memiliki kepala berisi minyak spermaceti yang membuatnya ringan. Saat beristirahat dalam posisi vertikal, udara di paru-paru memuai seiring kedalaman berkurang, mendorong tubuh naik. Dengan melepaskan gelembung secara berkala, paus mencapai keseimbangan apung netral. Frekuensi pelepasan bervariasi: dekat permukaan rata-rata 11 kali per sesi, dari kedalaman hanya 3-4 kali, dan satu kasus hingga 36 kali.
Paus tidur selama 6-31 menit dengan posisi tegak lurus di bawah permukaan. Suara gelembung terdengar dalam 92% sesi tidur. Penemuan ini menjelaskan adaptasi paus terhadap hukum fisika untuk bertahan hidup di laut.
Bagikan
Berita terkait
Bintik Matahari Raksasa Tahun 1947 Ungkap Potensi 'Superflare' Sekali dalam Seabad
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.45
Kemendikdasmen Buka Peluang Naikkan Hadiah Juara OSN 2027
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.10
Bumi Ternyata Tidak Bulat, Bentuknya Berubah Sedikit Demi Sedikit
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.30
Slash Guns N' Roses Diabadikan Jadi Nama Spesies Ular Baru dari Papua
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.15