Ilmuwan Bingung Bumi Berputar Makin Cepat, Semua Komputer Bisa Kacau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bumi berputar semakin cepat sejak 2020, menyebabkan hari menjadi lebih pendek dari 24 jam. Kondisi ini dipicu oleh mencairnya lapisan es, perubahan pola angin, dan pergeseran pasang surut laut. Jika tren berlanjut, dunia perlu memotong satu detik dari kalender dalam 10 tahun ke depan untuk menjaga keselarasan waktu.
Namun, sistem komputer, jaringan penerbangan, dan layanan keuangan global tidak dirancang untuk pengurangan waktu, sehingga berisiko menyebabkan kegagalan sistem menyeluruh. Untuk mencegah kekacauan, ilmuwan berencana menghapus sistem detik tambahan dan hanya akan melakukan penyesuaian jika selisih waktu mencapai satu jam, yang kemungkinan terjadi dalam hitungan abad. Aturan baru ini akan dibahas pada konferensi di Versailles, Prancis, Oktober 2026.
Bagikan
Berita terkait
Bappenas: Sains,teknologi, dan matematika jadi basis utama pembangunan
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 10.54
Inti Bumi Ternyata Bergerak Mundur, Ini Dampaknya
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.45
Fakta-Fakta Bulan Kian Menjauhi Bumi, Dampaknya Dirasakan Manusia
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.30
Sergey Brin, Pawang Google Berharta Rp4.763 T Ini Pernah Digaji US$1
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 12.05