Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Inti Bumi Ternyata Bergerak Mundur, Ini Dampaknya

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa inti dalam Bumi, bola padat besi dan nikel di kedalaman 5.000 km, mengalami perubahan kecepatan rotasi relatif terhadap mantel. Analisis gelombang seismik dari 121 gempa berulang antara 1991-2023 mengungkap bahwa inti dalam sempat mengalami super-rotasi (bergerak lebih cepat) pada 2003-2008, sebelum melambat dan tampak 'bergerak mundur' dari 2008 hingga 2023.

Fenomena ini bukan berarti inti Bumi berputar berlawanan arah, melainkan perubahan kecepatan relatif yang memengaruhi pertukaran momentum sudut antar lapisan Bumi. Dampaknya sangat kecil, hanya menyebabkan perubahan panjang hari dalam skala milidetik yang tidak terasa oleh manusia. Meskipun berkaitan dengan medan magnet yang dihasilkan inti luar, pergerakan ini lebih menjadi petunjuk dinamika internal Bumi yang kompleks, termasuk kemungkinan adanya siklus osilasi jangka panjang sekitar 70 tahun.

Berita terkait