Ilmuwan di Australia Bikin Kecoak Cyborg buat Bantu Selamatkan Korban Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan dari University of Queensland dan University of New South Wales mengembangkan kecoak cyborg bernama "paraborg" untuk mencari dan menyelamatkan korban bencana. Kecoak raksasa (Macropanesthia rhinoceros) dilengkapi ransel mini berisi suntik dan kamera yang dapat dikendalikan dari jarak jauh. Elektroda ditanamkan ke tubuh kecoak untuk mengarahkan gerakannya. Dalam eksperimen laboratorium, kecoak berhasil mengantarkan obat dengan tingkat keberhasilan 72%, atau 95% bila suntik diaktifkan dalam jarak 15 cm. Teknologi ini masih dalam tahap awal dan memerlukan pengujian lapangan. Tantangan ada pada medan kompleks, hilangnya sinyal, serta pertanyaan etika penggunaan serangga sebagai cyborg.
Bagikan
Berita terkait
AS Blokir Robot dan Drone China, Dominasi Global Tetap Sulit Dibendung
kumparan · 1 September 2026 pukul 10.00
Strategi AI Fisik Nvidia: Ekspansi Robotika dan Dominasi Pasar Tiongkok
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.54
Teknologi Pemetaan 3D Jantung Pertama Hadir di Siloam Hospitals Bali, Canggih
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 20.54
Dukung Capaian UHC Jakarta, RS Tria Dipa Terima Pasien BPJS Kesehatan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.08