Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Blokir Robot dan Drone China, Dominasi Global Tetap Sulit Dibendung

AS membatasi ketergantungan teknologi robotika dan drone China melalui kebijakan impor dan tarif sampai 100 persen pada drone sensitif mulai September 2026. FCC dan pemerintahan Trump mengamankan pasar domestik dengan mencegah masuknya produk berisiko keamanan. Namun, dominasi China tidak terhambat karena kapasitas manufaktur skala besar: lima perusahaan China (AgiBot, Unitree, Galbot, UBTECH, Leju) menguasai 86 persen pasar robot humanoid global pada Q1 2026. Dengan lebih dari 22.000 unit terkirim dan proyeksi 50.000 unit pada 2026, China unggul dalam skala produksi, biaya rendah, dan akses data dunia nyata. AS tetap unggul dalam AI, perangkat lunak, dan semikonduktor, tetapi membutuhkan kapasitas manufaktur domestik untuk bersaing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait