Ilmuwan Harvard Klaim Tahu Lokasi Tuhan, Segini Jaraknya dari Bumi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang mantan fisikawan Harvard, Michael Guillén, mengklaim telah mengetahui lokasi fisik Tuhan di alam semesta. Menurutnya, lokasi tersebut berada sekitar 439 miliar triliun kilometer dari Bumi, yang ia sebut sebagai cakrawala kosmik. Guillén mengaitkan konsep ini dengan Alkitab, menyatakan bahwa cakrawala kosmik bisa menjadi representasi surga yang tidak dapat diakses manusia.
Dalam artikelnya, Guillén menjelaskan bahwa cakrawala kosmik adalah batas observasi alam semesta di mana galaksi-galaksi bergerak menjauh dengan kecepatan cahaya. Cahaya dari wilayah tersebut membutuhkan waktu sangat lama untuk mencapai Bumi, sehingga tidak dapat teramati. Ia berpendapat bahwa konsep ini sejalan dengan ajaran agama mengenai keberadaan ilahi di luar jangkauan manusia.
Namun, klaim ini ditanggapi skeptis oleh komunitas ilmiah. Para ahli kosmologi menegaskan bahwa cakrawala kosmik hanyalah batas pengamatan, bukan lokasi fisik tetap. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung gagasan bahwa waktu berhenti di sana atau bahwa Tuhan memiliki lokasi spesifik berdasarkan batas ini. Argumen Guillén dianggap spekulatif dan tidak mencerminkan pemahaman saintifik saat ini.
Bagikan
Berita terkait
Studi Terbaru: Lubang Hitam Supermasif Lepaskan Energi Setara Miliaran Supernova
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.29
Fakta-Fakta Bulan Kian Menjauhi Bumi, Dampaknya Dirasakan Manusia
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.30
Kantor Didemo Buntut Challenge Miras, Manajemen OT Minta Maaf
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.28
Wanita Vokalis Band Dipolisikan Usai Pose 'Gaya Takbir' di Konser Jakut
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.57