Ilmuwan Pakai Hiu buat Prediksi Kekuatan Badai di Laut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan dari University of Delaware, Amerika Serikat, memanfaatkan hiu sebagai pengumpul data laut untuk memprediksi intensitas badai sebelum mencapai daratan. Peneliti memasang sensor tag CTD pada sirip punggung hiu guna merekam suhu, salinitas, dan kedalaman air secara mendekati waktu nyata. Spesies yang dipilih, seperti hiu mako, hiu biru, dan hiu martil, sering berenang ke permukaan sehingga data dapat langsung terkirim ke jaringan satelit.
Data kondisi panas pada lapisan atas laut sangat penting karena air hangat menjadi sumber energi utama penguat badai. Pengukuran langsung oleh hiu ini melengkapi keterbatasan data dari satelit dan kapal penelitian. Pemasangan sensor dilakukan di bawah standar kesejahteraan hewan dengan material yang dapat terlepas otomatis setelah periode tertentu.
Jika berhasil, pemodelan berbasis data hiu ini akan meningkatkan akurasi peringatan dini badai bagi masyarakat pesisir Pantai Timur Amerika Serikat. Proyek ini juga bertujuan mengubah stigma negatif hiu di masyarakat menjadi satwa penting yang berkontribusi bagi mitigasi bencana.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 04.00
Bolak-Balik ke Bulan, China Kini Miliki Informasi yang Tak Dipunyai AS
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
BMKG Ungkap Sampai Kapan Musim Kemarau di Indonesia
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.45
GitHub Down Hampir di Seluruh Dunia, Developer Kebingungan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.15