Ilmuwan Temukan Kanker Menular pada Lele
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim peneliti internasional menemukan kasus melanoma yang menular antar lele cokelat (Ameiurus nebulosus) di Danau Memphremagog, perairan lintas negara bagian Vermont, AS, dan Quebec, Kanada. Temuan ini menjadi kasus kanker menular pertama yang terdokumentasi pada ikan sekaligus yang pertama ditemukan di ekosistem air tawar. Penelitian dipublikasikan dalam jurnal Nature pada 22 Juli lalu. Kasus ini bermula pada 2012 ketika para peneliti menemukan banyak lele dengan lesi hitam di danau tersebut, dengan 23 hingga 37 persen ikan yang diperiksa mengalami tumor melanoma ganas.
Analisis genetik mengungkap bahwa tumor pada berbagai ikan memiliki identitas genetik sendiri yang jauh lebih mirip satu sama lain dibandingkan dengan jaringan sehat inangnya. Ratusan ribu varian genetik ditemukan berulang pada tumor namun tidak ada pada jaringan sehat, menunjukkan pola kanker klonal yang menular dari satu ikan ke ikan lain. Peneliti tidak menemukan virus atau bakteri sebagai pemicu, sehingga sel kanker itu sendiri diyakini sebagai agen penular. Kemungkinan penularan melalui kontak fisik saat pemijahan, sel tumor di air atau sedimen yang masuk melalui kulit atau insang, serta perubahan hormon reproduksi yang melemahkan respons imun.
Bagikan
Berita terkait
Penelitian Ungkap Hubungan Konsumsi Kopi dengan Kesehatan Tulang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.45
Kanker Langka Menular Antar Ikan Lele, Berbahaya Bagi Manusia?
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 05.45
BSSN Tegaskan Keamanan Siber Kunci Sukses Satu Data indonesia
JawaPos · 27 September 2026 pukul 23.15
Keseringan Pakai Laptop di Pangkuan, Kulit Bocah Ini 'Gosong'
Detik.com · 27 September 2026 pukul 22.03