Ilmuwan Ungkap Fakta Baru, 1 Bom Meledak di Laut RI Tiap 62 Menit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi terbaru mengungkapkan aktivitas penangkapan ikan menggunakan bom (blast fishing) masih marak di perairan Indonesia, khususnya di Kepulauan Spermonde, Sulawesi. Para peneliti memasang mikrofon bawah laut dan menggunakan machine learning untuk mendeteksi suara ledakan. Dari 3.650 jam rekaman, tercatat 3.570 ledakan bom, yang jika diproyeksikan selama setahun, bisa mencapai sekitar 8.500 kali ledakan, atau satu ledakan setiap 62 menit. Praktik ini tidak hanya membunuh ikan secara masal, tetapi juga menghancurkan habitat terumbu karang secara signifikan. Dampaknya bisa berlangsung puluhan tahun, menurut Dr Ben Williams dari University College London. Jika seluruh ledakan terjadi di terumbu karang, kerusakan bisa mencapai 0,17 km² per tahun, setara dengan ukuran Kota Vatikan dalam tiga tahun. Namun, peneliti menekankan bahwa mikrofon tidak dapat memastikan lokasi tepat setiap ledakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.18
Bom Ikan di Laut RI Meledak Setiap 62 Menit Sekali, Hancurkan Terumbu Karang
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 08.45
Studi: 1 Bom Meledak di Laut Indonesia Setiap 62 Menit
Berita terkait
Kemenhut Gelar Anugerah Wana Lestari 2026, Apresiasi Teladan Tapak dan Inovator Muda
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.56
Memprediksi Eksistensi Satwa Liar 2026 hingga 2051
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 18.39
Menteri Sjafrie Terima Menhan China di Kantor Kemhan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.53
BMKG Deteksi Siklon Tropis Saudel, Waspada Cuaca Ekstrem
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.25