Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Jejak Perdagangan Ilegal dari Satwa Langka di India

Lima bayi orangutan ditemukan di hutan distrik Balasore, Odisha, India timur, yang sebenarnya berasal dari Sumatra dan Kalimantan, Indonesia. Kementerian Kehutanan Indonesia meminta India menyelidiki asal-usul satwa terancam punah tersebut dan memulangkannya. Temuan ini menyoroti jalur perdagangan ilegal satwa liar antara Indonesia-Malaysia-India. Di India, penyelundupan satwa eksotis meningkat signifikan sejak 2018 melalui rute darat (Myanmar, Bangladesh) dan udara (Thailand, Malaysia). Data TRAFFIC mencatat 7.272 satwa disita dari bagasi penumpang Januari 2022-Mei 2025, dengan lebih 80 persen di India. Sejumlah kasus serupa termasuk sisa 40 satwa langka dari Kuala Lumpur (Nov 2024) dan 284 satwa eksotis dari Bangkok (Juni 2025). Platform media sosial memfasilitasi perdagangan ilegal dengan menampilkan koleksi hewan peliharaan eksotis milik orang kaya. Sistem penegakan hukum belum berkembang secepat skala perdagangan tersebut, sehingga penyitaan masih bersifat reaktif tanpa pemetaan jaringan penyelundupan.

Berita terkait