Ilmuwan Ungkap Mengapa Kebakaran Hutan Makin Sulit Dikendalikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan semakin sulit dikendalikan karena perubahan iklim. Penelitian di Nature Communications menunjukkan iklim global memperbesar peluang cuaca kebakaran ekstrem (fire weather) hingga 152% dibandingkan era praindustri. Tahun dengan kebakaran ekstrem menghasilkan kebakaran 4-5 kali lipat dan emisi karbon 405% lebih tinggi. Di Kalimantan, vegetasi kering dan lahan gambut mempercepat penyebaran. Meskipun deforestasi dan kebakaran di Asia Tenggara tidak selalu bertepatan dengan cuaca ekstrem, perubahan iklim memperparah tantangan pemadaman. Penelitian mencakup contoh kebakaran Australia 2019-2020, AS 2020, dan Kanada 2023.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.05
Tinjau Kalimantan, Prabowo Optimistis Karhutla Segera Terkendali
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 21.31
Prabowo Yakin Kebakaran Hutan Kalimantan Terkendali: Dulu Lebih Parah
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 20.38
Presiden Prabowo pimpin rapat penanganan Karhutla di Kalimantan
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 19.06
Menteri LH: 85 ribu hektare wilayah konsesi di Indonesia terbakar
Berita terkait
Waka MPR Dukung Penanganan Karhutla Dikoordinasikan Langsung oleh Presiden
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 22.09
Prabowo: Kita Tindak Pelaku Kebakaran Hutan
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.56
Akibat Karhutla di Kalimantan, BNPB Minta Warga Kalteng dan Kalbar Pakai Masker
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.50
Karhutla Makin Parah, Ketua DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pelindungan Masyarakat
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 18.45