Hotspot di Riau Nol, Menhut Waspadai Lonjakan Kebakaran Hutan di Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5590630/original/062506000_1778146743-fd3f2bdd-27fe-4ded-904c-7608f5bd15d8.jpeg.webp)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan titik panas (hotspot) di Riau mencapai nol selama tiga hari berturut-turut, sementara Jambi menyisakan satu titik, Sumatra Selatan 11 titik, dan Kalimantan Selatan turun dari 68 menjadi 23 titik. Namun, lonjkan signifikan terjadi di Kalimantan Tengah (naik dari 643 menjadi 673) dan Kalimantan Barat (naik dari 50 menjadi 167). Pemerintah memusatkan fokus penanganan di Kalteng dan Kalsel dengan memantau langsung lapangan. Presiden Prabowo Subianto memantau situasi melalui rapat terbatas dan meminta laporan berkala. BNPB melaporkan 209,78 hektare lahan masih dalam pemadaman intensif dengan ditingkatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.25
Menhut Raja Juli Ungkap Hotspot Karhutla Turun di Sejumlah Provinsi, Kalteng dan Kalsel Jadi Perhatian
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.38
Daftar Lengkap Perusahaan Dicabut Izinnya Usai Kebakaran Hutan
JawaPos · 22 September 2026 pukul 19.00
Akibat Karhutla, Udara di Kalimantan dan Sumsel Dikategorikan Tidak Sehat dan Berbahaya
Berita terkait
Titik Api Riau dan Jambi Padam, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.56
Hotspot Kalteng-Kalbar Anjlok 304 Titik
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 16.15
Catat! Masih Ada 939 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar di Riau-Kalsel
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.38
Hotspot Karhutla di Kalteng Bertambah 876 Titik, Jarak Pandang 1 Km
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.58