Indonesia Nomor Satu, 'Pecandu' Pertama Ditemukan di Wilayah RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian tim internasional yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances menemukan bahwa kebiasaan mengonsumsi zat adiktif pertama kali muncul di Sulawesi Selatan, Indonesia. Berdasarkan analisis gigi manusia purba, ditemukan lekukan dalam dan jejak zat arekolin yang membuktikan penggunaan biji pinang sejak zaman Es, sekitar 16.000 hingga 25.000 tahun lalu. Temuan ini mematahkan teori sebelumnya bahwa manusia baru mengenal zat pengubah kesadaran sekitar 12.500 tahun lalu saat era pertanian dimulai.
Manusia purba tersebut menghisap biji pinang utuh untuk meredakan nyeri akibat kerusakan gigi parah, karena pinang memiliki sifat membius. Kebiasaan ini menciptakan siklus ketergantungan: penggunaan pinang meredakan sakit, namun memperparah kerusakan gigi, yang kemudian memicu penggunaan lebih lanjut. Saat ini, pinang menjadi salah satu zat adiktif paling banyak dikonsumsi di dunia setelah alkohol, kafein, dan tembakau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 05.45
Niat Hati Bersihkan Kebun, Pria Ini Temukan Harta Karun Viking Terbesar
Berita terkait
JIS Rayakan 75 Tahun Hadirkan Pendidikan Berbasis Global di Indonesia
kumparan · 1 September 2026 pukul 09.00
Jurnalisme, Indonesia, dan Investasi Publik
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 17.42
Saat Selatan Jawa Diguncang Gempa Dahsyat, Candi Hancur-Ribuan Tewas
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.30
Makam Berusia 2.400 Tahun Ditemukan, Diduga Kuburan Pegulat Turki
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.30