InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp 7,7 Triliun di 6 Bulan Pertama 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) membukukan pendapatan Rp 7,7 triliun pada semester pertama tahun 2026. Pendapatan masih didominasi oleh ekosistem TelkomGroup, tetapi pendapatan dari pelanggan di luar TelkomGroup tumbuh 31% secara tahunan menjadi Rp 939 miliar, mencerminkan kepercayaan pelaku industri seperti operator telekomunikasi dan ISP.
InfraNexia mengelola segmen Wholesale Network (termasuk Metronexia, Wavenexia, dan IP Nexia) dengan pertumbuhan pendapatan 12,7% secara tahunan. Margin EBITDA mencapai 54,5% di semester I 2026, didukung disiplin operasional dan optimalisasi biaya. Jumlah karyawan meningkat dari 1.128 menjadi 1.338 orang untuk mendukung operasional.
Sebagai bagian dari TelkomGroup, InfraNexia mendukung Danantara Indonesia dalam memperkuat ekonomi digital nasional. Perusahaan berfokus pada transformasi, inovasi, dan kolaborasi dengan pelaku industri guna mengoptimalkan aset infrastruktur dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.31
Transformasi TelkomGroup Berbuah Manis, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 11.53
Transformasi TelkomGroup Membuah Hasil, InfraNexia Perkuat Tulang Punggung Digital Nasional
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.31
Kinerja Positif InfraNexia Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Bukti Transformasi Telkom Group, InfraNexia Catat Kinerja Positif
Berita terkait
Pendapatan Telkom Tembus Rp75,9 Triliun di Semester I 2026, Laba Bersih Naik jadi Rp10,6 Triliun
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.33
Bukukan Pendapatan Rp 10,31 Triliun, Jasa Marga Berpotensi Besar Jadi Incaran Investor
JawaPos · 18 September 2026 pukul 13.00
CEO Beberkan Rencana Telkom 5 Tahun Ke Depan, Siap Genjot AI
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.35
Mantapkan Strategi, WKI Siap jadi Mitra Infrastruktur dan Energi Baru Terbarukan
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 18.42