Ini Strategi Baru Microsoft Tekan Pembajakan Windows
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Microsoft memperketat keamanan aktivasi Windows di sektor enterprise dengan memanfaatkan Trusted Platform Module (TPM). Setelah mewajibkan TPM pada motherboard dan CPU sejak Windows 11, kini perusahaan memperbarui Key Management Service (KMS) dengan fitur "TPM-based attestation". Fitur ini menggunakan enkripsi TPM untuk memverifikasi integritas server KMS, mencegah penyalahgunaan yang selama ini menjadi celah pembajakan. KMS kerap dipalsukan untuk aktivasi ilegal, termasuk oleh alat bajakan seperti Massgrave yang mengandalkan server KMS palsu. Microsoft akan mewajibkan TPM untuk aktivasi KMS mulai rilis Windows Server generasi berikutnya, dengan sosialisasi kepada pelanggan bisnis dimulai Agustus 2026 melalui Windows Server 2025. Langkah ini diprediksi mematikan metode pembajakan berbasis KMS online, meskipun kelompok peretas Massgrave telah mengklaim memiliki metode baru bernama Aktivasi TSforge yang mampu menembus perlindungan DRM Microsoft. Administrator sistem diminta segera menyesuaikan infrastruktur KMS mereka untuk mendukung aktivasi berbasis perangkat keras.
Bagikan
Berita terkait
Game PC Solitaire Punya Tujuan Tersembunyi yang Tak Disadari Pemainnya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.15
Menko Polkam: Hormati Simbol Negara, Jaga Perdamaian Aceh dan Kondusivitas Papua
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 21.14
Menko Polkam Ajak Jaga Perdamaian di Aceh dan Kondusivitas di Papua
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.17
Viral Wanita Berkaus Hijau Bikin Ulah, Teriak-teriak hingga Pukul Pengguna KRL
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.33