Jack Clark Sebut Jurusan Sastra dan Filsafat Makin Relevan saat AI Geser Pekerjaan Teknologi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jack Clark, pendiri Anthropic dengan latar belakang sastra Inggris, menyatakan pendidikan humaniora seperti Sastra dan Filsafat menjadi lebih relevan dalam era AI yang mengganti pekerjaan teknis. Ia menekankan bahwa pemahaman sejarah dan kemampuan mengajukan pertanyaan yang tepat lebih bernilai daripada menguasai pekerjaan rutin. Clark memperingatkan mahasiswa untuk tidak fokus pada pemrograman rutin dan justru menggabungkan berbagai disiplin ilmu. Penelitian Anthropic memperkirakan AI dapat mengambil alih 94% tugas di bidang komputer dan matematika, termasuk pemrograman. Di pasar kerja Indonesia, Clark menyatakan ada potensi pelemahan pekerjaan lulusan baru akibat AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 21.00
Manusia Rp 3.438 Triliun Buka-Bukaan Masa Depan Dunia Tahun 2030
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 13.31
Jelang Trump-Xi Bertemu, AS-China Bahas Soal AI dan Ancaman Keamanan
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 12.32
Robot Chery Masuk Kampus, AiMOGA Ajak 100 Perguruan Tinggi Kembangkan Embodied Intelligence
Berita terkait
Gandeng Kampus Indonesia, AiMOGA Bawa Teknologi Embodied Intelligence ke Ruang Kelas
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 07.23
Mahasiswa Korea Berebut Jalur Cepat Langsung Kerja di Samsung & SK Hynix
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.15
Awas Bahaya Virus Kognitif akibat Penggunaan AI Berlebihan
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.09
Teknologi Membentuk Nalar
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 05.10