Manusia Rp 3.438 Triliun Buka-Bukaan Masa Depan Dunia Tahun 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Nvidia, Jensen Huang, menolak kekhawatiran AI akan menghanckan manusia pada 2030, menyatakan risiko itu 0%. Huang menyebut peringatan keamanan AI sebagai narasi kiamat yang tidak didasarkan sains. Nvidia, pemilik chip AI utama, kini dikenal sebagai orang terkaya ke-7 dunia dengan Rp3.438 triliun. Kontroversi muncul setelah empat perusahaan AI mengajukan class action di San Francisco, menuding OpenAI, Anthropic, Google, dan SpaceXAI melanggar undang-undang antimonopoli dengan koordinasi untuk memperlambat industri AI. Gugatan ini menolak langkah pengawasan yang diusulkan CEO Anthropic, Dario Amodei. Huang bersikeras regulasi tambahan tidak diperlukan, hanya hukum siber yang ada cukup. Posisi Huang mendukung pandangan Presiden Trump yang menyebut seruan pengawasan AI sebagai hoaks.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
JawaPos · 21 September 2026 pukul 17.15
Perlambatan AI atau Kejar Tiongkok, Bos Teknologi AS Terbelah soal Masa Depan AI
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.01
Dario Amodei, Sam Altman, dan Elon Musk Setuju Perlambat Pengembangan AI
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 13.31
Jelang Trump-Xi Bertemu, AS-China Bahas Soal AI dan Ancaman Keamanan
Berita terkait
CEO Nvidia Jensen Huang Tolak Regulasi AI, Manusia Masih Bisa Kontrol AI
kumparan · 17 September 2026 pukul 15.11
Ribuan Pegawai Google-Microsoft Surati DPR, Ingatkan Bahaya Besar
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 16.20
Raja Turun Tangan, Cemas Manusia Lepas Kendali Takdir
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 07.05
Donald Trump Bentuk AI Force, Untuk Apa?
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 22.01