Jadi Operator Penghasil eWaste Besar, XLSmart Kelola Sampah Internal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

XLSmart, operator telekomunikasi yang termasuk penghasil eWaste terbesar, kini mengelola sampah elektronik secara internal. Direktur & Chief Regulatory Officer Merza Fachys menyadari bahwa teknologi di sektor telekomunikasi berubah cepat, sehingga siklus penggantian peralatan jauh lebih sering dibandingkan industri lain. Akibatnya, eWaste yang dihasilkan semakin meningkat, terutama setelah proses merger yang melibatkan integrasi jaringan luas.
Dari studi lapangan, XLSmart menemukan bahwa eWaste dari integrasi jaringan bisa mencapai ratusan ton, termasuk peralatan besar seperti antena bermeter dan sisa-sisa bangunan Base Transceiver Station (BTS). Karena bantar gebang tidak lagi menerima, perusahaan pun bergandengan dengan pengelola eWaste berskala besar untuk menangankan masalah ini secara bertahap mulai dari penyimpanan, transportasi, hingga pengolahan akhir.
Pemerintah juga telah menetapkan aturan terkait kepatuhan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya soal pengelolaan sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). XLSmart berkomitmen mengikuti panduan tersebut. Menurut Merza, sebagian besar eWaste yang dihasilkan tahun sebelumnya sudah berhasil diolah, bahkan hampir mencapai setengah dari total volume.
Bagikan
Berita terkait
XLSMART Hadirkan Jaringan 5G di Palembang, Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 18.00
Perluas Jaringan Nasional, InfraNexia & XLSmart Perkuat Kolaborasi Infrastruktur
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 14.08
Ada Sengketa Menara, XLSmart Tak Mau Ambil Risiko Investasi di Badung
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.35
SMARTFREN Perkuat Unlimited 5G dan Customer Experience di Surabaya
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 13.59