Ada Sengketa Menara, XLSmart Tak Mau Ambil Risiko Investasi di Badung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
XLSmart menahan ekspansi agresif jaringan 4G/5G di Badung akibat sengketa dengan Bali Towerindo. Direktur Merza Fachys menyatakan perselisihan menimbulkan ketidakpastian investasi infrastruktur menara telekomunikasi. Pengadilan Tinggi Bali mengabulkan banding, memperpanjang kontrak kerja sama hingga 2047 dan memerintahkan Pemkab Badung membongkar menara non-Bali Towerindo. XLSmart memilih strategi 'wait and see' untuk menghindari risiko investasi sia-sia, sekaligus mengalihkan fokus ke lokasi lain dengan kepastian hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 13.59
SMARTFREN Perkuat Unlimited 5G dan Customer Experience di Surabaya
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 15.49
XLSMART Genjot Ekspansi 5G, Targetkan 101 Kota hingga Akhir 2026
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.25
XLSmart Targetkan 101 Kota Terselimuti 5G pada Akhir 2026
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 13.45
XLSmart Targetkan 101 Kota Terjangkau 5G pada Akhir 2026
Berita terkait
KPPU Diminta Menelaah Potensi Monopoli Eksklusivitas Bali Towerindo di Badung
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 01.42
Putusan Pembongkaran Menara Berpotensi Menurunkan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Badung
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.51
Pakar Khawatir Pembongkaran Menara Akan Menurunkan Kualitas Telekomunikasi di Badung
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.35
91 BTS XLSmart Terdampak Gempa NTT, Teknisi Fokus ke 4 Wilayah Ini
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.44