Jangan Asal Pakai AI di Tempat Kerja, Ini Hal yang Perlu Diwaspadai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9344645/original/058765800_1788960336-IMG_2964.jpg)
Penggunaan AI di tempat kerja meningkatkan produktivitas, namun perusahaan harus mewaspadai penggunaan 'unsanctioned AI' atau layanan AI tanpa kontrol internal. Danang Wijanarko dari F5 Indonesia menekankan pentingnya membedakan AI yang disetujui (sanctioned) dan yang tidak, guna menghindari risiko kebocoran data perusahaan yang mungkin digunakan untuk pelatihan ulang model AI pihak ketiga.
Perusahaan disarankan melakukan asesmen menyeluruh dan menyediakan model AI internal yang aman serta memblokir layanan tidak resmi. Selain itu, pembentukan peran Chief AI Officer diusulkan untuk mengelola strategi dan tata kelola AI secara khusus, memastikan teknologi tersebut selaras dengan kebijakan keamanan dan kebutuhan organisasi.
Bagikan
Berita terkait
Jangan Pernah Ceritakan Rahasia Gelap ke Chatbot AI
Detik.com · 7 September 2026 pukul 06.15
Heboh Email Karyawan Lenyap Seketika Gara-Gara AI Ngamuk, Ngeri!
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.40
Bos OJK: Analisa Kredit Pindar Bisa Pakai AI
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.00
AWS Pastikan Data Pelanggan Tak Dipakai Latih Model AI
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.50