Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jualan Robot, Pria Ini Raup Kekayaan Ratusan Triliun

Unitree Robotics, produsen robot humanoid terbesar dunia berdasarkan penjualan, berhasil meraih kapitalisasi pasar sebesar 445 miliar yuan (USD 66 miliar) setelah sahamnya melonjak 629% sejak debut di pasar saham. Keuntungan ini meningkatkan kekayaan bersih CEO Wang Xingxing hingga mencapai USD 16 miliar (Rp 283 triliun). Pada Agustus 2024, Wang masuk sebagai miliarder dengan kepemilikan saham senilai USD 2,4 miliar. Unitree memimpin pasar robot humanoid meski volume pengirimannya masih di bawah AgiBot dari Shanghai. Antusiasme investor tinggi menginginkan ekspansi industri ini, didukung kebijakan pemerintah China untuk sektor teknologi seperti robotika dan semikonduktor. Namun, Wang mengakui bahwa robot humanoid Unitree saat ini masih fokus pada riset, pengajaran, dan pertunjukan. Tujuan jangka panjang perusahaan adalah mengembangkan robot untuk pekerjaan pabrik dan rumah tangga seiring penurunan biaya hardware dan kemajuan AI.

Pasar robot humanoid global diproyeksikan tumbuh pesat dari 20.000 unit pada 2024 menjadi 1,2 juta unit pada 2030, menciptakan pasar senilai USD 37 miliar. Unitree mencatatkan pertumbuhan pendapatan 300% secara tahunan hingga mencapai 1,7 miliar yuan pada 2024, dengan laba bersih naik 200% menjadi 278,2 juta yuan. Harga jual robot humanoid rata-ratanya adalah 166.400 yuan. Namun, ekspansi perusahaan menghadapi rintangan geopolitik, seperti larangan impor robot humanoid dari pemerintah AS yang diumumkan Donald Trump pada Juli 2024. Larangan ini tidak mengikat produk yang sudah dijual, tetapi memerlukan persetujuan untuk model baru. Unitree juga meluncurkan robot terbaru bernama Superman yang mampu melompat dua meter dan berlari 12,66 meter per detik, serta GD01, robot transformator tinggi tiga meter yang bisa membawa pilot manusia dengan harga USD 650.000.

Berita terkait