Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kabel Laut Jadi Tulang Punggung Era AI, RI Hadapi Tantangan Ini

Ledakan AI, cloud, dan ekonomi digital meningkatkan kebutuhan konektivitas di Indonesia. Pembangunan kabel laut terhambat oleh tumpang tindih penggunaan ruang bawah laut seperti perikanan, pelayaran, migas, dan konservasi. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan koridor kabel bawah laut nasional melalui Kepmen KP Nomor 14/2021, mencakup 217 segmen, 209 landing point, dan 4 lokasi landing station internasional. Pembangunan melibatkan banyak pihak: KKP, Komdigi, Perhubungan, Lingkungan Hidup, ESDM, Pertahanan, Pushidrosal, pemerintah daerah, dan operator. Karena birokrasi sektoral memperlambat, pemerintah ingin beralih ke pendekatan multisektoral-simultan. Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 109 miliar pada 2025, mendukung kebutuhan infrastruktur kabel laut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait