Kapasitas PLTS China Tembus 1.288 GW, Lampaui Batu Bara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) China mencapai 1.288 GW pada Juli 2026, melampaui kapasitas pembangkit listrik tenaga batu bara yang sebesar 1.285 GW. Meskipun kapasitas terpasang lebih tinggi, produksi listrik riil masih didominasi batu bara karena sifat PLTS yang bergantung pada sinar matahari. Produksi listrik surya China naik 15,5% (Januari-Juli 2026) menjadi 802,4 TWh, atau sekitar 13% dari total konsumsi listrik nasional.
Pencapaian ini dianggap sebagai titik balik struktural dalam sistem energi China. Namun, tantangan besar tetap ada pada integrasi jaringan transmisi dan teknologi penyimpanan energi untuk mengatasi sifat produksi surya yang tidak konstan. Selain itu, fokus transisi kini bergeser pada keberlanjutan rantai produksi panel surya, mulai dari penambangan bahan baku hingga daur ulang, guna memastikan pengurangan emisi karbon global yang signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.25
PTBA Bidik Bisnis Baru Hilirisasi Batu Bara, Tak Cuma DME!
Berita terkait
Tarif Listrik Tetap Stabil di Tengah Gejolak Hormuz, Airlangga Ungkap Andalan Energi RI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.47
Laba PT Bukit Asam Melejit 218 Persen Jadi Rp 2,65 Triliun pada Semester I 2026
kumparan · 8 September 2026 pukul 08.15
Video:Prabowo Bangun PLTS 100 GWp, Pengusaha Minta Regulasi Dipermudah
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 11.47
Dari Papua, Local Hero Pertamina Gencarkan Budi Daya Ikan Nila Lewat PLTS
kumparan · 4 September 2026 pukul 10.11