Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Karyawan di perusahaan AI seperti OpenAI dan Anthropic melaporkan beban kerja yang meningkat drastis, bahkan mencapai lebih dari 90 jam per minggu saat fase pengembangan besar. Hal ini kontradiktif dengan klaim umum bahwa AI dapat meningkatkan produktivitas dan memangkas jam kerja, seperti prediksi Google mengenai sistem kerja empat hari seminggu.
Mantan karyawan OpenAI mengungkapkan realitas berupa rapat krisis rutin, kerja akhir pekan, dan evaluasi kinerja ketat. CEO OpenAI, Sam Altman, bahkan menyatakan bahwa era pasca-kecerdasan super justru akan membuat orang lebih sibuk. Pakar dari UC Berkeley dan MIT menambahkan bahwa efisiensi AI sering kali dikompensasi dengan penambahan tugas baru, pengawasan lebih ketat, serta kebutuhan waktu ekstra untuk memverifikasi hasil kerja AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.13
Kesulitan Sutradara Saat Menggarap Serial Rimba Raya
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.17
The Sovereignty We’re Renting
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.00
Fitur Baru Google Bisa Catat dan Transkrip Rapat Walau Tak Hadir
Berita terkait
AI Ubah Cara Mahasiswa Belajar, Riset, dan Mengerjakan Tugas
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 22.12
OpenAI Astra Klaim Pecahkan 10 Masalah Matematika yang Lama Buntu
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 08.15
Samsung Kembangkan AI untuk Membaca Pola Kesehatan Tersembunyi dari Smartwatch
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 07.30
Google Rilis AI Gemini 3.7 Flash, Ini Kecanggihannya
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.00