Kecurigaan Tentang AS Ternyata Benar, Buktinya Ada di Atas Langit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) telah memperluas keberadaan senjatanya ke luar angkasa, dengan Sekretaris Angkatan Udara Troy Meink mengonfirmasi adanya senjata kendali ruang angkasa di orbit Bumi. Menurut pernyataannya, AS tetap siap menghadapi ancaman yang berkembang di mana saja, termasuk di domain luar angkasa. Senjata tersebut dapat digunakan untuk tujuan ofensif maupun defensif, meskipun detail teknis dan lamanya penggunaan belum diungkapkan secara spesifik.
Kehadiran senjata AS di luar angkasa menjadi bagian dari isu yang sudah lama diperbincangkan, karena orbit Bumi menjadi sasaran sengketa strategis. Satelit-satelit yang mendukung GPS, komunikasi, intelijen, dan penargetan militer menjadi potensi korban serangan. Serangan terhadap infrastruktur luar angkasa tidak hanya berdampak pada operasional militer, tetapi juga bisa mengganggu sistem kritis yang mendukung ekonomi global dan layanan sipil.
Juru bicara Angkatan Luar Angkasa AS menyatakan bahwa ruang angkasa telah resmi menjadi domain peperangan, terutama setelah pengujian dan operasi senjata oleh Rusia dan China sejak 2027. AS menekankan pentingnya komunikasi terbuka untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga stabilitas operasional di kawasan ini bersama angkatan bersenjata lain.
Bagikan
Berita terkait
Militer AS Akui Kerahkan Senjata Pengendali Luar Angkasa ke Orbit Bumi
kumparan · 17 September 2026 pukul 10.38
Rusia Kritik AS: Luar Angkasa Harus Bebas dari Senjata Apapun!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.00
AS Pindahkan Aset Militernya ke Timur Tengah, Mengapa 3 Negara Ini Ketar-ketir?
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 04.40
Peringatan Perang Baru Meletus, Semua Negara Tak Bisa Menghindar
CNBC Indonesia · 24 Juli 2026 pukul 11.05