Rusia Kritik AS: Luar Angkasa Harus Bebas dari Senjata Apapun!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia menyampaikan kritik tegas ke Amerika Serikat (AS) setelah Angkatan Luar Angkasa AS mengonfirmasi telah mengerahkan senjata kendali antariksa di orbit untuk pertama kalinya dalam sejarah. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa luar angkasa harus dikendusiani bebas dari senjata apapun dan menyerukan konsolidasi internasional untuk mewujudkan demiliterisasi total di luas angkasa. Pernyataan ini muncul setelah AS mengungkapkan pada Senin (14 September 2026) bahwa senjata tersebut mampu mempertahankan Pasukan Gabungan dari ancaman musuh, dengan menggunakan sarana kinetik dan non-kinetik untuk mengendalikan domain luar angkasa. AS juga menyebutkan bahwa kemampuan ini dapat digunakan untuk tujuan ofensif dan defensif.
Angkatan Luar Angkasa AS secara khusup menyebutkan China dan Rusia sebagai ancaman utama. AS menuduh Beijing mengembangkan dan mengoperasikan kemampuan luar angkasa sebagai bagian dari strategi modernisasi militernya. Sementara itu, Rusia digambarkan meyakini bahwa supremasi ruang angkasa akan menjadi faktor penentu dalam konflik masa depan.
China juga menyampaikan kecaman terhadap langkah AS. Kementerian Luar Negeri China meminta Washington untuk berhenti mempersiapkan perang di luar angkasa dan tidak memersenjatai luar angkasa. China juga menegaskan bahwa Traktat Luar Angkasa tahun 1967 melarang penempatan senjata nuklir di luar angkasa, namun tidak melarang seluruh aktivitas militer di luar angkasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.15
AS Segera Setujui Paket Senjata Rp44,5 Triliun ke Israel, Termasuk 40 Ribu Bom Satu Ton
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 23.26
Moskow dukung gagasan AS terkait gencatan energi Rusia-Ukraina
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 22.13
Ultah ke-78 Korut, Kim Jong Un Pastikan 'Berhubungan' dengan Rusia dan China
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 22.08
Jelang Pertemuan Trump dan Xi Jinping, BUMN China Diduga Kirim 46 Ton Material Drone ke Rusia
Berita terkait
China Serukan AS Setop Persiapkan Perang di Luar Angkasa
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.09
Rusia Kerahkan 1.796 Hulu Ledak Nuklir, Level Tertinggi dalam 9 Tahun
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 11.33
Murka, China Ancam Batalkan Pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 17.41
Perang AI Dimulai, China dan Rusia Pakai Senjata Buatan Amerika
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.35