Kisah Sampurna, Orangutan yang Diselamatkan dari Kebakaran Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seekor orangutan bernama Sampurna berhasil diselamatkan dari lokasi kebakaran hutan di Ketapang, Kalimantan Barat, setelah ditemukan dalam kondisi lemas dan pingsan oleh seorang petani bernama Jais. Kondisi Sampurna yang lemah dan mengalami hipoksia akibat asap tebal kebakaran menyebabkan ia kehilangan kesadaran. Tim dokter hewan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia segera memberikan pertolongan, termasuk oksigen melalui selang kecil dan cairan infus, sebelum memastikan tidak ada luka bakar serius. Orangutan berusia sekitar 20 tahun ini juga mengalami gangguan pernapasan dan infeksi pernapasan akut. Sampurna akan dipindahkan ke pusat rehabilitasi untuk perawatan lebih lanjut dan direncanakan akan dilepas kembali ke alam setelah pulih. Yayasan tersebut telah menyelamatkan tujuh orangutan terkait kebakaran musim ini. Sementara itu, Kementerian Kehutanan mencatat kebakaran hutan telah membakar lebih dari 202.010 hektare lahan dari Januari hingga Juli, meningkat dari periode sebelumnya, memicu kabut asap yang mempengaruhi kesehatan masyarakat dan sekolah di beberapa wilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 16.49
Foto: Orang Utan Ditemukan Pingsan Akibat Karhutla di Kalbar
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 04.49
Kena Asap Karhutla, Orang Utan Ditemukan Terkapar di Kebun Warga Ketapang
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 19.19
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Martapura Kalsel, Jarak Pandang Hanya 4 Meter
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 18.00
Karhutla Masih Membara, Hotspot di Kalbar dan Kalteng Melonjak
Berita terkait
Kabut Asap Kebakaran Hutan Masih Hantui Desa Limbung Kalbar
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.09
Kabut Asap Imbas Kebakaran Hutan Mulai Lumpuhkan Penerbangan di Kalimantan
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.20
Dampak Kabut Asap, Pemkot Pontianak Masih Berlakukan Sekolah Daring
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 16.45
Sekolah di Palangka Raya Belajar Daring Imbas Kabut Asap Karhutla
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 11.58