Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dampak Kabut Asap, Pemkot Pontianak Masih Berlakukan Sekolah Daring

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan masih memberi dampak hingga ke sektor pendidikan di Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak memutuskan menerapkan sekolah daring untuk seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah hingga setidaknya satu minggu ke depan, sebagai upaya antisipasi peningkatan kasus ISPA yang mencapai 300 kasus per hari. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan kabut asap masih tebal dan belum aman bagi anak-anak untuk belajar secara langsung di sekolah. Pemerintah juga menetapkan situasi ini sebagai situasi darurat asap dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar. Kebijaran ini juga berlaku untuk tingkat SMA dan telah berlangsung selama tiga pekan sejak Agustus 2026.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait