Dampak Kabut Asap, Pemkot Pontianak Masih Berlakukan Sekolah Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan masih memberi dampak hingga ke sektor pendidikan di Pontianak. Pemerintah Kota Pontianak memutuskan menerapkan sekolah daring untuk seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah hingga setidaknya satu minggu ke depan, sebagai upaya antisipasi peningkatan kasus ISPA yang mencapai 300 kasus per hari. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan kabut asap masih tebal dan belum aman bagi anak-anak untuk belajar secara langsung di sekolah. Pemerintah juga menetapkan situasi ini sebagai situasi darurat asap dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan. Masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa keluar. Kebijaran ini juga berlaku untuk tingkat SMA dan telah berlangsung selama tiga pekan sejak Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 17.35
Asap Karhutla Pekat, Sekolah di Pontianak Masih Online Pekan Depan
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 15.50
Asap Karhutla Bikin Langit Pontianak Kuning Kecokelatan, Ini Kata BMKG
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 05.47
Kasus Pneumonia Melonjak di Pontianak Akibat Kabut Asap
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 16.49
Foto: Orang Utan Ditemukan Pingsan Akibat Karhutla di Kalbar
Berita terkait
Kabut Asap Bikin Kasus ISPA di Pontianak Meningkat 10 Persen dalam Sepekan
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 18.53
Darurat Karhutla, Kabut Asap Selimuti Kota Pontianak
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.47
Media Malaysia Sorot Upaya Pemerintah Tangani Kabut Asap Imbas Karhutla Kalimantan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 06.55
Media Malaysia Sorot Upaya Pemerintah RI Tangani Kabut Asap Imbas Karhutla Kalimantan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 06.55