Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kisah Tragis Asisten Thomas Alfa Edison, Jadi Korban Pertama X-Ray

Pada 1895, Wilhelm Roentgen menemukan sinar-X yang kemudian menjadi penemuan penting bagi kedokteran dan fisika. Thomas Edison tertarik bereksperimen dengan teknologi baru ini dan meminta bantuan asistennya, Clarence Madison Dally, seorang peniup kaca di Laboratorium Edison. Saat itu belum ada kesadaran akan bahaya radiasi, sehingga Dally menguji tabung sinar-X dengan menempatkan tangan langsung ke jalur sinar — praktik yang saat itu dianggap wajar.

Akibat paparan berulang, tangan Dally mengalami luka bakar, kerontokan rambut, dan ulserasi. Edison sendiri mulai mengalami gangguan penglihatan. Dally terus bekerja hingga tahun 1901, ketika ia dikirim ke Buffalo, New York, untuk mengoperasikan mesin sinar-X guna mencari peluru di tubuh Presiden William McKinley yang terluka. Presiden akhirnya tidak dapat dipindai dan meninggal. Dally kemudian menjalani beberapa amputasi pada kedua lengannya akibat kerusakan jaringan, dan meninggal pada 1904 karena dermatitis radiasi — kemungkinan menjadi kematian manusia pertama akibat paparan sinar-X. Setelah kejadian ini, Edison menghentikan seluruh eksperimen sinar-X-nya.

Berita terkait