Kolaborasi Pemangku Kepentingan Jadi Kunci Utama Digitalisasi di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9353740/original/040495100_1789976724-20260921_114633.jpg)
Digitalisasi pemerintahan dan layanan publik di Indonesia semakin berkembang seiring masa, dengan pemerintah telah menerapkan berbagai sistem digital seperti paspor elektronik, autogate, visa elektronik, izin tinggal digital, database narapidana terpadu, JDIH, hingga legal drafting digital. Implementasi ini tidak hanya mempercepat akses pelayanan publik, tetapi juga meningkatkan efisiensi kerja pemerintah. Namun, keberhasilan digitalisasi ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk industri telekomunikasi, lembaga pemerintah, hingga swasta.
Menurut Uday Rayana, CEO & Editor-in-Chief Selular, industri telekomunikasi kini bertransformasi menjadi enabler utama bagi sektor lain, sehingga kolaborasi antar-industri menjadi kunci agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara efisien dan produktif. Mamur Saputra dari Kemenko Kumham menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses. Di sisi regulasi, Machdi Fauzi dari Indosat Ooredoo Hutchison menyampaikan bahwa ekosistem regulasi yang suportif serta kolaborasi dalam penyebaran jaringan dan infrastruktur telekomunikasi perlu ditingkatkan agar pembangunan lebih efisien.
Para pemangku kepentingan juga menekankan pentingnya koordinasi antar-kementerian dan asosiasi untuk memastikan kualitas layanan (QoS) yang optimal bagi masyarakat. Pengalaman penggunaan drone dalam perkebunan kelapa sawit dan integrasi perangkat keras, pembiayaan, hingga kecerdasan buatan (AI) menjadi contoh nyata kolaborasi yang mendukung inklusi digital. Dengan demikian, digitalisasi diharapkan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 September 2026 pukul 15.43
Dalam 8 Bulan, Imigrasi Catat Ada 18,67 Juta Perlintasan Diproses lewat Autogate
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 13.30
ADB Kucurkan USD650 Juta Dukung Modernisasi Pengelolaan Fiskal Indonesia
kumparan · 20 September 2026 pukul 14.35
Andre Rosiade Resmikan BTS Telkomsel Pertama di Desa Talawi Mudiak, Sawahlunto
Berita terkait
XLSmart Targetkan 101 Kota Terselimuti 5G pada Akhir 2026
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.25
Andre Rosiade Resmikan BTS Telkomsel di Sulik Aia Solok, Dorong Pemerataan Sinyal
Detik.com · 18 September 2026 pukul 19.02
Wali Kota Targetkan Bekasi Bebas dari Kabel Udara Semrawut dalam 3 Tahun
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.18
Transformasi Digital Sukses Karena Kolaborasi Industri Telekomunikasi
JawaPos · 15 September 2026 pukul 21.45