Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Komdigi: Kampus Jangan Jadikan AI Pengganti Proses Berpikir Mahasiswa

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengimbau perguruan tinggi agar tidak menjadikan teknologi kecerdasan buatan generatif (Generative AI) sebagai pengganti proses berpikir mahasiswa. Kampus harus menempatkan AI hanya sebagai sarana pendukung pembelajaran, sehingga kemampuan mahasiswa dalam berpikir secara mandiri dan kritis tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Nezar menjelaskan bahwa Generative AI kini telah bertransformasi dari sekadar alat bantu produktivitas menjadi infrastruktur kognitif yang memengaruhi cara manusia belajar, berpikir, dan mengambil keputusan. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mereorientasi pendekatan pedagogi dan menyesuaikan kebijakan tata kelola AI di lingkungan akademik berbasis nilai.

Untuk merespons tantangan tersebut, dosen didorong meningkatkan literasi AI mahasiswa yang mencakup pemahaman tentang cara kerja, potensi bias, serta keterbatasan teknologi. Selain itu, penguatan kerja sama antara pemerintah dan perguruan tinggi dinilai krusial agar pemanfaatan AI di dunia pendidikan dapat berjalan secara optimal dan terarah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait