Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cari Kerja Kantoran Susah, Sekarang Marak Fenomena Wawancara Palsu

Teknologi AI generatif memungkinkan kandidat memoles resume dan menjawab wawancara secara palsu, menciptakan risiko bagi perusahaan merekrut orang yang tidak kompeten. Riset terhadap 120 pemimpin rekrutmen dari 87 perusahaan dan analisis 6.380 rekaman wawancara mengungkap kerentanan sistem di proses seleksi. Gartner memproyeksikan 25% profil kandidat pada 2028 akan berupa palsu. Biaya salah rekrut mencapai US$5.475 untuk non-eksekutif dan US$36.000 untuk eksekutif, serta penggantian karyawan bisa mencapai 1,5-2x gaji tahunan. Alat AI seperti Final Round AI, Parakeet, dan Cluely memungkinkan jawaban instan tanpa terdeteksi. Tren ini paling menyerang posisi teknis karena pertanyaan perilaku mudah dijawab AI, sementara wawancara adaptif lebih sulit dimanipulasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait