Krakatau Meletus Tertangkap Satelit, Diduga Tembus Lapisan Tropopause
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letusan erupsin Gunung Api Anak Krakatau terjadi Jumat (4/9) pukul 23:07 WIB hingga Sabtu (5/9) pukul 04:40 WIB, setelah aktif kembali sejak Juli 2026. Kolom awan letusan mencapai 851 km ke arah barat, menyentuh lapisan tropopause pada ketinggian 13-14 km. Hasil simulasi atmosfer menunjukkan sebaran awan piroklastik dapat menyentuh Pulau Enggano. Gangguan operasional di Bandara Soekarno-Hatta menutup hingga 09:30 WIB, menimbulkan penumpang sebanyak 22.798 orang. Erupsi ini diproyeksikan berdampak pada iklim global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 21.36
Erupsi Anak Krakatau Diduga Tembus Tropopause, Terlihat dari Satelit
Berita terkait
Letusan Krakatau Sudah Berhenti, Pakar Geologi Beri Peringatan Baru
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.50
Cara Membersihkan Motor dan Mobil dari Abu Vulkanik yang Benar
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 10.50
Hindari Debu Anak Krakatau, Dinkes DKI Imbau Warga Pakai Masker KN95-N95
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 10.45
4 Bandara Ditutup Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 10.31