Kuasai Perkembangan Teknologi tanpa Kehilangan Empati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisaris Independen PT KAI, Endang Tirtana, menekankan pentingnya penguasaan Artificial Intelligence (AI) bagi generasi muda tanpa mengabaikan empati dan kemanusiaan. Dalam orasi ilmiah di Universitas Muhammadiyah Malang, ia menyatakan bahwa teknologi harus menjadi pendorong inovasi dan kreativitas, bukan dianggap sebagai ancaman. Semakin canggih teknologi, manusia dituntut untuk semakin bijaksana dalam menggunakannya.
Data menunjukkan dampak signifikan AI terhadap lapangan kerja. Goldman Sachs Research (April 2026) mencatat pengurangan payroll AS sekitar 16.000 pekerjaan per bulan. Sementara itu, Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum memprediksi munculnya 170 juta pekerjaan baru namun 92 juta pekerjaan terdampak displacement hingga 2030. Oleh karena itu, kompetensi dalam komunikasi, kerja sama, dan pengambilan keputusan menjadi krusial.
Sebagai contoh nyata, PT KAI telah melakukan transformasi digital melalui aplikasi Access by KAI yang mencatat 17 juta transaksi tiket pada Semester I 2026. Hal ini membuktikan bahwa digitalisasi layanan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.09
Trump Bilang Raksasa AI Sepakat Regulasi Mandiri
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.15
Perintah Baru Trump 'Bunuh' Teknologi AI, Ungkap Penggantinya
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.40
Luhut Targetkan Penyaluran Bansos Digital Mulai Diuji Coba Awal 2027
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.15
FOTO: Donald Trump Kumpulkan Para Pentolan AI di Gedung Putih
Berita terkait
Kuasai Perkembangan Teknologi tanpa Kehilangan Empati
JawaPos · 29 September 2026 pukul 14.15
Kolaborasi Teknologi AI dan Keamanan Siber Ciptakan Lapangan Kerja
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 19.04
Pimpin Dewan Strategis Elitery, Sandiaga Uno Dorong AI Ciptakan Lapangan Kerja
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 19.23
Transformasi AI Makin Cepat, Perusahaan Indonesia Dituntut Siapkan Pola Kerja Baru
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.11