Trump Bilang Raksasa AI Sepakat Regulasi Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump mengundang CEO AI terkemuka ke Gedung Putih pada Selasa (29/09) dan mengumumkan kesepakatan pengawasan mandiri untuk teknologi AI. Dalam pertemuan yang dihadiri 31 tamu, hanya dua perempuan yaitu Susie Wiles dan Lisa Su. Trump menegaskan pemerintahannya tidak akan membatasi pengembangan AI, mengganti istilah 'artificial intelligence' dengan 'super intelligence' melalui perintah eksekutif. Kesepakatan mencakup kontrol internal, kerja sama dengan auditor independen, dan pembentukan komite dewan. CEO seperti Zuckerberg, Musk, Bezos, dan Huang hadir. Trump menyebut kesepakatan 'mengikat secana moral' namun tidak hukum, membuka pintu regulasi masa depan. Perkembangan ini muncul di tengah kekhawatiran publik terhadap risiko AI, termasuk insiden keleluasaan kendali OpenAI dan Anthropic yang memperingatkan tentang ancaman eksistensial manusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.15
Perintah Baru Trump 'Bunuh' Teknologi AI, Ungkap Penggantinya
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 10.32
65 Persen Warga AS Tolak Data Center, Trump: Kalau Menolak, Siap-siap Miskin
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 10.30
Mulai Tak Terkendali, Trump Larang Sebut AI dan Ganti Jadi Super Intelligence
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.51
Dunia Disebut dalam Bahaya, Trump Langsung Ketemu Orang Ini
Berita terkait
Deretan Orang Terkuat di Jagat AI Kumpul Bareng Trump, Ini Hasilnya
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.15
Trump Tolak Anggapan Dunia Dalam Bahaya, Blak-Blakan Teriak Hoaks
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06
Donald Trump Bentuk AI Force, Untuk Apa?
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 22.01