Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Limbah Elektronik Indonesia Tembus 1,9 Juta Ton, Pengelolaannya Masih Jadi Tantangan

Limbah elektronik di Indonesia mencapai 1,9 juta ton per tahun, menurut laporan yang dilaporkan oleh JawaPos. Volume ini terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penggunaan perangkat elektronik konsumen. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pengelolaan limbah elektronik, implementasinya masih terhambat. Infrastruktur pengolahan khusus untuk e-waste belum merata di seluruh wilayah, sehingga sebagian besar limbah tersebut tidak diproses secara tepat. Akibatnya, banyak perangkat elektronik berserahan bahan kimia berbahaya seperti timah dan logam berat lainnya mencemari lingkungan. Pemerintah dan berbagai pihak terkait masih berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat regulasi untuk mengurangi dampak negatif dari limbah elektronik ini. Namun, tantangan besar tersisa pada koordinasi antar-pemerintah daerah dan sektor swasta agar pengelolaan limbah elektronik dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait