Mahasiswa Undip Ciptakan 'Kecoak Hybrid', Bisa Cari Korban Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Mesin Undip mengembangkan 'Roach Detect', robot biohybrid berbasis kecoak Madagaskar untuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban bencana. Inovasi memanfaatkan kecoak sebagai hewan pelacak yang dapat merayap celah reruntuhan sempit yang tidak dapat dijangkau robot konvensional atau anjing SAR. Sistem menggunakan electronic backpack dengan mikrokontroler ESP32-C6 SuperMini, sensor kamera termal AMG8833, dan stimulasi elektrik untuk navigasi semi-terkontrol. Roach Detect lebih efisien karena tidak memerlukan energi tambahan untuk pergerakan, hanya menggunakan baterai untuk sensor dan jaringan kontrol. Pengujian menunjukkan keunggulan dalam menelusuri celah reruntuhan longsor dengan debu tebal, mendeteksi suhu tubuh korban melalui heat map real-time via WiFi 2.4 GHz. Tim sedang mengembangkan pemangkasan ukuran hardware, integrasi AI navigasi, dan peningkatan jangkauan transmisi untuk mencapai otonomi dan kemampuan swarm robotics.
Bagikan
Berita terkait
Polytron Hadirkan AC yang Bisa Dikontrol dengan Suara Tanpa Koneksi Internet, Hidup Jadi Makin Simpel
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 17.05
LG Indonesia: Inovasi Tak Berhenti, Terus Berevolusi Menyentuh Kehidupan Konsumen
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 12.09
Bukan Sekadar Lomba Coding, Kompetisi Mahasiswa Ini Bikin Teknologi untuk Masalah Industri
JawaPos · 19 September 2026 pukul 06.47
Tak Cuma Pelengkap, Agentic AI Dikembangkan untuk Tingkatkan Nilai Bisnis
JawaPos · 18 September 2026 pukul 21.30