Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tom Siegel, mantan kepala tim Trust and Safety Google, memperingatkan bahwa penggunaan AI lebih berisiko bagi anak dibandingkan media sosial. Ia menyatakan perusahaan teknologi tidak bisa mengandalkan diri sendiri untuk mengamankan AI anak, memerlukan pengawasan eksternal dan standar keselamatan yang jelas. Siegel menganggap regulasi belum mampi mengikuti kemajuan AI, mirip dengan kesalahan media sosial yang mengorbankan keselamatan remaja. Ia baru saja menjadi direktur eksekutif Youth AI Safety Institute di Common Sense Media, yang akan menguji independen produk AI dan mengembangkan standar keamanan. Ia menekankan risiko AI bagi anak mencakup bunuh diri, psikosis, dan cognitive offloading, sementara survei menunjukkan 70% remaja AS menggunakan AI untuk tugas sekolah.
Bagikan
Berita terkait
Negara Ini Mau Ubah Algoritma Media Sosial, AS Panas-Langsung Protes
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.45
Target Respons 1 Jam dan Ada AI, Tirta Bhagasasi Raih Juara 1 DigiKom Fest
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 20.23
Ahli Komunikasi: Sindiran Prabowo ke Pakar Tak Diterima Sama oleh Publik
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.15
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 19.00