Mars Ternyata Tak Selalu Merah, Ada Lanskap Ungu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Citra terbaru dari kamera High Resolution Stereo Camera (HRSC) pada wahana Mars Express, yang diambil pada 17 Februari 2026, memperlihatkan tampilan berwarna ungu di Thyles Rupes, sebuah tebing es di dataran tinggi bagian selatan Mars. Warna ungu ini disebabkan oleh kombinasi cahaya pagi, debu, dan embun beku di permukaan Mars. Meskipun Mars dikenal sebagai Planet Merah akibat oksidasi besi, citra ini menunjukkan variasi warna yang lebih luas termasuk merah muda dan putih. Bagian yang lebih gelap pada citra mengandung material vulkanik seperti olivin dan piroksen, sementara bagian yang lebih pucat berkaitan dengan endapan karbon dioksida beku yang masih bertahan di musim semi Mars. Struktur tebing ini, yang dapat mencapai ketinggian lebih dari 1 kilometer, terbentuk akibat proses tektonik yang berlangsung miliaran tahun lalu ketika Mars mengalami pendinginan dan kontraksi, menyebabkan keraknya terdorong dan terangkat. Mars saat ini tidak memiliki aktivitas tektonik, sehingga tebing raksaka ini merupakan peninggalan geologi lama. Di sekitar Thyles Rupes juga terdapat kawah tumbukan dan bukit pasir yang menunjukkan aktivitas angin yang masih berlangsung di permukaan Mars.
Bagikan
Berita terkait
Ilmuwan NASA Bingung, Tiba-Tiba Muncul Lubang Misterius di Mars
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 12.25
Penjelajah Curiosity Abadikan 'Jejak Misterius' di Permukaan Planet Mars
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.45
Temuan Karbon Organik di Sungai Kuno Mars Perkuat Petunjuk Kehidupan di Planet Merah
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 23.24
NASA Siapkan Internet di Mars, Tapi Ada Masalah yang Tak Bisa Diatasi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 05.45