Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Google akan meluncurkan satelit purwarupa pekan depan sebagai bagian dari Project Suncatcher untuk menguji chip kecerdasan buatan (AI) di orbit. Satelit ini akan diluncurkan bersamaan dengan muatan lain pada peluncakan Transporter-18 milik SpaceX. Tujuan proyek ini adalah untuk menguji kemampuan Tensor Processing Units (TPU) milik Google bertahan di lingkungan luar angkasa yang ekstrem, termasuk radiasi, suhu tinggi, dan getaran peluncakan. Google juga menguji sistem pendingin berbasis radiator dan pipa penghantar panas karena aliran udara tidak efektif di ruang hampa. Proyek ini masih dalam tahap riset dan tidak bertujuan untuk mengoperasikan pusat data secara komersial dalam waktu dekat. Google menargetkan peluncuran dua satelit berikutnya pada 2027 untuk menguji koneksi laser berkecepatan tinggi yang diperlukan untuk menghubungkan kluster komputasi di masa depan. Proyek ini diumumkan pertama kali pada November 2025 dan merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mengeksplorasi potensi luar angkasa sebagai infrastruktur fleksibel untuk machine learning.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 September 2026 pukul 23.45
Gemini Kini Punya Avatar AI yang Bisa Bicara, Melihat, dan Tampilkan Ekspresi
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 16.00
Google Janjikan Gemini 4 bakal Rilis Lebih Cepat, Kapan?
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 12.40
Tagihan Listrik Naik Sampai 90%, Pabrik Raksasa Terancam Bangkrut
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.49
Siapkan US$4,5 Miliar, Raksasa AI Nvidia Incar Industri Data Center di Batam
Berita terkait
Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.30
PLN Perkuat Infrastruktur Hadapi Lonjakan Listrik Data Center di 2034
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.47
Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 13.36
Google Danai Pembangkit Nuklir Georgia untuk Menambah Daya bagi Lonjakan Kebutuhan Data Center
JawaPos · 22 September 2026 pukul 11.45