Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Medan Magnet Bumi Berbalik Arah, Suaranya Bikin Merinding

Para ilmuwan merekonstruksi suara melemahnya medan magnet Bumi selama peristiwa Laschamps sekitar 41.000 tahun lalu, ketika kutub magnet berbalik arah. Rekonstruksi menggunakan data satelit Swarm ESA dan bukti dalam batuan purba, lalu diubah menjadi suara dengan menambahkan efek kayu berderit dan batu bertabrakan. Pada masa itu, kekuatan medan magnet turun hingga 5% dari normal dan bertahan berabad-abad, sementara kadar berilium-10 di inti es dan sedimen laut meningkat hampir dua kali lipat akibat radiasi kosmik yang lebih banyak.

Peristiwa ini berlangsung sekitar 250 tahun, dengan kekuatan medan magnet sempat mendekati nol sebelum menetap dalam orientasi berlawanan selama sekitar 440 tahun. Meski demikian, ilmuwan menegaskan tidak ada indikasi pembalikan medan magnet akan terjadi segera. Saat ini, kutub magnet utara terus bergeser dari Kanada ke Siberia, dan Anomali Atlantik Selatan mengalami pelemahan yang semakin luas antara 2014 dan 2025.

Chris Finlay dari Universitas Teknik Denmark menjelaskan bahwa anomali ini tidak otomatis berarti pembalikan kutub akan terjadi, karena perubahan serupa pernah terjadi tanpa berujung pada peristiwa besar seperti Laschamps. Sanja Panovska dari GFZ Potsdam menekankan pentingnya memahami peristiwa ekstrem ini untuk memprediksi cuaca antariksa dan menilai dampaknya terhadap lingkungan Bumi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait