Memanen Air dari Udara Bekasi: Mungkinkah?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Panel Atmospheric Water Harvester (AWH) yang terinspirasi dari kumbang gurun Stenocara gracilipes dapat memanen uap air dari atmosfer. Penelitian menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan data iklim Bekasi (suhu 27-32°C, kelembapan >90%) menunjukkan satu panel menghasilkan rata-rata 3,1 liter air per hari setelah koreksi efisiensi 25%. Produksi ini setara 60% kebutuhan air minum harian per orang. Konsep ini tidak menggantikan sumber air utama, tetapi berpotensi sebagai sumber tambahan di musim kemarau. Panel dengan tonjolan hemisferis memanfaatkan permukaan bifilik (hidrofilik-hidrofobik) untuk mempercepat kondensasi dan pengaliran air.
Bagikan
Berita terkait
Kecap Lokal Asli Bekasi Go Global, Oishii Food Indonesia Tembus Pasar Eropa
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 15.42
Bayu Prabowo, Dulu Kerja di Saudi dan Bank, Kini Ngojol
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.23
Tuntutan 15 Tahun Bui di Kasus Pria Dibunuh Pria Open BO di Bekasi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 07.31
Plt Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Bekasi
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 20.44