Mikroba Bumi Bisa Hidup di Bulan, Ilmuwan Mulai Khawatir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian NASA dan University of Maryland yang diterbitkan di jurnal Science Advances (19 Agustus 2026) menunjukkan sejumlah mikroorganisme Bumi mungkin mampu bertahan di permukaan Bulan, khususnya di kawasan kutub selatan yang teduh. Lima mikroba yang diuji — Aspergillus niger, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Deinococcus radiodurans, dan Fusarium — diketahui tahan terhadap kondisi ekstrem seperti vakum, radiasi, dan suhu ekstrem. Namun, bertahan hidup tidak berarti bisa berkembang biak; belum ada bukti mikroba bisa tumbuh atau bereproduksi di Bulan. Kawasan seperti dasar kawah atau cekungan kecil (misalnya jejak rover) dapat menjadi tempat perlindungan bagi mikroba dalam keadaan dorman. Temuan ini relevan karena misi manusia ke Bulan akan dilakukan di kawasan kutub selatan, dan penting untuk membedakan apakah tanda kehidupan di Bulan berasal dari alami atau dibawa manusia.
Bagikan
Berita terkait
Misi Artemis I Buktikan Efektivitas Rompi Pelindung Radiasi Saat Badai Matahari
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
4 Astronaut Misi Artemis II Menerima Medali Kehormatan Kongres AS
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 10.33
1.000 Orang Ramai-ramai Kubur Celana Dalam, Ternyata demi Sains
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 05.45
Bulan Benar-Benar Bergerak Menjauhi Bumi, Begini Dampaknya
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.45