1.000 Orang Ramai-ramai Kubur Celana Dalam, Ternyata demi Sains
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hampir 1.000 orang ramai-ramai di Swiss mengikuti eksperimen 'Underpants Index' dengan mengubur lebih dari 2.000 celana dalam katun di 1.000 lokasi di 25 negara. Celana dalam dikubur selama 1-2 bulan, kemudian dianalisis tingkat penguraian. Hasilnya menunjukkan rata-rata 10% terurai setelah 1 bulan dan 50% setelah 2 bulan. Kebun pribadi mencatat penguraian tertinggi (58%), diikuti lahan pertanian (51%), padang rumput (47%), dan halaman rumput (40%). Penelitian dipublikasikan di jurnal Plants, People, Planet dan menjadi indikator aktivitas mikroorganisme tanah.
Bagikan
Berita terkait
Bukan Musim Panas Normal, Sains Bantah Penyangkal Perubahan Iklim
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.44
Akhir Kasus Pria di Gowa yang Dituduh Curi Tanah Timbunan
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 06.00
Tak Harus 8 Jam, Ini Durasi Tidur Paling Sehat Menurut Sains Terbaru
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.56
Punya Tanah tapi Belum Bersertifikat? Pemerintah Siapkan Sertifikasi Gratis untuk MBR
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 18.30