Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Ular pohon cokelat (Boiga irregularis) tiba di Guam tak lama setelah Perang Dunia II, kemungkinan menumpang kapal kargo militer. Ular ini kemudian menjadi spesies invasif terkenal karena berkembang pesat di pulau terpencil Pasifik barat itu. Studi terbaru di jurnal Science Advances, dipimpin ilmuwan University at Buffalo, New York, mengungkap bagaimana ular tersebut bisa sukses menguasai Guam.

Pada awal 1980-an, populasinya diperkirakan mencapai dua juta ekor, dengan kepadatan hingga 30.000 ekor per mil persegi di beberapa wilayah. Invasi ini memusnahkan 10 dari 12 spesies burung hutan asli Guam. Penurunan penyerbuk juga menyebabkan keanekaragaman tanaman merosot. Selain itu, ular yang pandai memanjat sering menyebabkan pemadaman listrik yang merugikan sektor energi.

Populasi awal yang kecil biasanya menyebabkan bottleneck genetik dan perkawinan sedarah, yang membuat spesies rentan penyakit. Namun, peneliti menemukan ular ini membawa hampir 19.000 variasi struktural genom, terutama pada gen untuk imunitas adaptif dan indra penciuman. Kombinasi ini membantu mereka mencari mangsa dan bertahan dari patogen baru di Guam. Ilmuwan belum memastikan apakah variasi ini muncul sebelum atau sesudah invasi, tetapi temuan ini bisa menjelaskan fleksibilitas genetik pada spesies terancam punah.

Berita terkait